Jumat, 13 September 2019

Apa itu Esport?

Perkembangan teknologi yang kian pesat selama 3 dekade terakhir membuat generasi yang dilahirkan sebelum tahun 80-an kerap gaptek alias gagap teknologi. Salah satunya adalah mengenali istilah-istilah baru yang berhubungan dengan teknologi, misalnya esport atau electronic sport. Apa yang dimaksud dengan kata tersebut? Istilah itu memang baru banyak terdengar sejak beberapa tahun terakhir.

Apa itu Esport?

Di kampus-kampus, terutama politeknik sempat digelar beberapa kali kompetisi electronic sport PUBG Mobile Campus Championship. Nah, dari sini sudah mulai sedikit jelas ya apa yang dimaksud electronic sport? Aktivitas ini memang berkaitan dengan game. Lalu apakah semua orang yang bermain game dapat dibilang esports? Simak ulasannya.

Mengenal aktivitas esport

Ternyata yang dapat digolongkan ke dalam aktivitas esports adalah game yang dimainkan dalam kompetisi. Ini tentu sama dengan olahraga fisik yang mempunyai turnamen-turnamen tertentu sesuai levelnya. Pada dunia elekcronic sport ada yang disebut pemain professional yang biasanya sudah malang melintang di berbagai pertandingan.

Untuk jenis pertandingannya pun hampir sama dengan olahraga lainnya yaitu turnamen musiman yang diselenggarakan secara teratur, klasemen, dan lain-lain. Dari sini dapat disimpulkan bahwa esports merupakan turnamen game yang diorganisir dengan professional.

Di tanah air sendiri aktivitas electronic sports masih belum terlalu marak sebagaimana di negara-negara lain karena belum dapat diterima oleh masyarakat luas. Namun beberapa tahun terakhir ini esports di Indonesia mulai banyak mendapat dukungan, buktinya sudah mulai digelar turnamen-turnamen yang disponsori oleh pemerintah melalui lembaga-lembaga terkait. Contohnya gelaran Piala Presiden 2019 oleh Kominfo.

Esport adalah turnamen olahraga yang terorganisir

Ini seperti yang telah disinggung sebelumnya di atas. Jadi tak berbeda dengan pertandingan-pertandingan olahraga lain seperti bulutangkis atau sepakbola turnamen esports juga dapat disiarkan live dan ditonton oleh orang-orang yang berminat.  Para pemainnya pun memiliki penggemar sebagaimana para atlet olahraga fisik, selain memang mendapat perlakuan sama dengan atlet lainnya.

Di sini mereka harus berlatih dengan rajin, menjaga kesehatan, serta mendapat fasilitas yang nyaman di tempat karantina demi memiliki performa yang diinginkan. Pada dunia esports mereka jarang disebut atlet melainkan pemain professional.

DOTA 2 adalah jenis game yang kompetisinya sudah cukup matang dan kerap digelar. DOTA 2 merupakan game dengan pembagian turnamen yang lumayan ketat. Gelaran turnamen DOTA 2 level tertinggi adalah  The International. Pada pertandingan bergengsi tersebut tim-tim terbaik dari berbagai negara yang terbagi dalam beberapa regional berkumpul di tempat turnamen untuk berkompetisi merebut gelar juara. Untuk bisa bergabung dalam event ini tentunya bukan hal yang mudah karena seluruh tim harus lolos babak kualifikasi melawan pemain professional dari seluruh dunia. 

Baca Juga : Kelebihan Dari Oppo A7 Yang Perlu Diketahui Agar Tidak Salah Membeli

Memang pro dan kontra masih mewarnai perjalanan esport di tanah air, namun sejatinya bila dilihat dari segi kompetisinya, electronic sport seharusnya dapat diakui sebagai cabang olahraga.
This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner